Peran Kita di Dunia

Kadang, aku sering bertanya-tanya, apa sih sebenarnya tujuan hidupku? Kalau kata agama, kita hidup untuk menaati perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya untuk akhirnya hidup kekal di akhirat nanti. Penjelasan itu aku pahami, tapi jujur rasanya masih terlalu luas. Aku tahu kalau aku diciptakan untuk menyembah Tuhan, Sang Maha Segalanya, tapi gimana cara aku benar-benar menjalankan itu?

Aku belum sepenuhnya merasakan kehadiran Allah dalam hidupku. Katanya, kalau hati kita bersih, hijab yang menghalangi kita untuk merasa dekat dengan Allah itu bakal terbuka. Dan waktu itu terjadi, kita akan sadar betapa besar dan Maha Kuasa-Nya Allah. Tapi aku merasa proses itu panjang banget, dan aku masih jauh dari sana.

Hidupku Saat Ini

Kalau dipikir-pikir, aku masih sering merasa buta arah. Apa sih tujuan hidupku yang sebenarnya? Haruskah aku jadi orang sukses? Untuk sekarang, mungkin aku cuma ingin menjalani hidup dengan tenang, tapi tetap punya ambisi untuk jadi lebih baik.

Aku pernah baca di media sosial, katanya setiap manusia punya peran masing-masing di dunia ini. Kalau kita nggak ditakdirkan jadi sesuatu—misalnya, pengacara—ya itu nggak akan terjadi. Hal ini bikin aku mikir lagi, apalagi kalau aku lihat dari pengalaman pribadiku sendiri.

Setiap orang itu punya kontribusi unik dalam kehidupan, meskipun kadang nggak disadari. Ada yang jadi pemimpin, ada yang kerja di belakang layar, dan ada juga yang kayak aku—mediator. Peran ini bikin aku sadar kalau keberadaan kita itu sebenarnya berdampak, sekecil apa pun itu. Kadang hal yang terlihat "kebetulan," kayak mempertemukan teman yang akhirnya menikah atau membantu orang dapat kerja, Sebenarnya menunjukkan bahwa kita juga memiliki andil besar dalam menjaga keseimbangan kehidupan.

Source: unsplash

Nggak Ada Peran yang Lebih Tinggi atau Rendah

Orang sering ngerasa kalau ada peran yang lebih "penting" dibandingkan yang lain. Contohnya, dokter mungkin dianggap lebih mulia dibanding suster. Tapi kalau dipikir-pikir, semua peran itu saling melengkapi. Tanpa suster, mungkin banyak perawatan atau perhatian yang nggak akan pernah tercapai. Aku merasa, peranku di dunia ini adalah jadi mediator. Bukan orang yang menciptakan ide besar, tapi jadi penghubung. Contohnya, aku pernah memperkenalkan dua temanku, dan mereka akhirnya menikah. Pernah juga aku jadi "jembatan" buat dua orang yang akhirnya jadi sahabat. Baru-baru ini, aku membantu seseorang dapat pekerjaan.

Yang lucu, itu semua terjadi tanpa aku rencanain. Dari situ, aku jadi sadar kalau mungkin memang ini peranku—jadi jembatan buat orang lain. Makanya, aku bikin PSH Community. Tujuanku sederhana, aku cuma pengen membantu orang-orang terhubung, entah buat pekerjaan, pertemanan, atau bahkan cinta.

Hidup yang Lebih Bermakna

Ketika aku mulai memahami peranku, aku merasa lebih damai. Aku nggak lagi terlalu sibuk bandingin diriku dengan orang lain. Aku lebih fokus buat menjalani peranku ini dengan baik. Dan ternyata, itu bikin aku merasa lebih puas dan bahagia. Rasanya, hidup ini jadi lebih bermakna.

Mau tau karya ku yang lain? klik ini

Yuk kita berteman social media ku di @hyeisti

Share

I'M Certified Impactful Writer Certified Impactful Writer

Trending

Sed ut perspiciatis unde omnis iste..

Quis nostrud exercitation ullamco..

Incididunt ut labore et dolore magna aliqua..

About me

Hi there 👋 My name is Isti, and this is my blog. Some of my favorite things are Notion, Digital Marketing and writing :)

Start working with me

Let’s have a virtual coffee and talk.

Want to chat first?

Chat with me via Instagram

All rights reserved © 2024 Blognya Isti

systeme.io