Pernah pengen refreshing tapi nggak mau mahal-mahal? Aku punya cerita seru nih soal kunjunganku ke Taman Literasi Martha Tiahahu di Jakarta Selatan. Selain pengalaman yang seru, ada juga tips perjalanan dan drama kecil yang bikin perjalanan ini makin seru. Yuk, simak ceritanya!
Perjalanan Dimulai
Aku memulai perjalanan dari Stasiun Cakung dengan naik KRL tujuan Stasiun Sudirman. Namun, drama pertama pun terjadi: aku salah turun di Stasiun Manggarai! Untungnya, aku langsung sadar dan kembali naik KRL menuju Stasiun Sudirman tanpa kena biaya tambahan. Fiuh, lumayan lega!
Setibanya di Stasiun Sudirman, drama belum berakhir. Aku malah keluar lewat pintu yang salah, menuju arah LRT! Akhirnya, aku harus masuk kembali ke stasiun dan membayar ulang untuk keluar di pintu yang benar, yaitu tujuan Stasiun Sudirman BNI. Jadi, pastikan kalian lebih teliti ya agar nggak mengulang kesalahan aku ini.
Naik MRT ke Blok M
Dari Stasiun Dukuh Atas BNI, aku melanjutkan perjalanan dengan MRT menuju Stasiun Blok M BCA. Dari sana, aku hanya perlu berjalan sekitar 200 meter untuk sampai ke Taman Literasi Martha Tiahahu. Jaraknya cukup dekat, dan suasana sepanjang perjalanan juga cukup nyaman.

Suasana stasiun MRT Dukuh Atas BNI
Menikmati Taman Literasi Martha Tiahahu
Begitu tiba di taman, aku langsung disambut suasana hijau yang asri. Di taman ini terdapat perpustakaan kecil yang sangat nyaman untuk membaca. Untuk bisa membaca di perpustakaan ini, kita hanya perlu melakukan registrasi menggunakan KTP. Koleksi bukunya lumayan lengkap, meskipun tidak semua genre ada. Oh ya, buku-buku di sini hanya bisa dibaca di tempat, ya. Tidak bisa dipinjam untuk dibawa pulang.
Perpustakaan ini juga menyediakan fasilitas Wi-Fi dengan biaya Rp5.000 per hari. Karena aku berniat menghabiskan waktu lama di sana, aku memutuskan untuk membeli voucher Wi-Fi-nya. Koneksi internetnya cukup kencang, jadi aku bisa menikmati waktu membaca dengan lebih nyaman.

Perpustakaan Taman Literasi Martha Tiahahu
Waktu Istirahat
Ketika waktu Zuhur tiba, perpustakaan tutup sementara dan baru dibuka kembali pukul 14.00. Aku pun memanfaatkan waktu ini untuk istirahat, shalat Zuhur di musala (letaknya di samping perpustakaan), dan menikmati camilan dari jajanan yang ada di taman. Suasana di sekitar taman sangat santai, cocok untuk mengisi energi sebelum melanjutkan aktivitas.
Kembali ke Perpustakaan
Tepat pukul 14.00, perpustakaan dibuka kembali. Aku kembali masuk dan menikmati suasana membaca hingga pukul 17.00. Semakin sore, perpustakaan ini semakin ramai oleh pengunjung. Jadi, bagi kalian yang ingin suasana lebih tenang, aku sarankan untuk datang lebih pagi.

Jajanan di Taman Literasi Martha Tiahahu
Perjalanan Pulang
Saat pulang, aku baru menyadari bahwa ada akses langsung dari Taman Literasi menuju Stasiun MRT Blok M BCA. Ternyata, aku tidak perlu berjalan jauh seperti saat datang. Praktis banget! Pelajaran
Kunjungan aku ke Taman Literasi Martha Tiahahu benar-benar memuaskan. Tempat ini sangat cocok untuk melepas penat sambil membaca buku atau sekadar eksplorasi tempat baru. Selain itu, perjalanan ini juga mengajarkan aku bahwa untuk mencapai tujuan, terkadang kita harus melewati berbagai rintangan. Meski sempat salah jalan, pada akhirnya aku tetap bisa menikmati perjalanan dan mencapai tujuan dengan selamat.
Jadi, buat kalian yang mencari tempat refreshing murah meriah di Jakarta, Taman Literasi Martha Tiahahu bisa jadi pilihan yang menarik. Jangan lupa tetap semangat dan nikmati proses perjalanan kalian, ya! Mau tau karya ku yang lain? klik ini
Yuk kita berteman social media ku di @hyeisti
Share

Trending
Sed ut perspiciatis unde omnis iste..
Quis nostrud exercitation ullamco..
Incididunt ut labore et dolore magna aliqua..

About me

Hi there 👋 My name is Isti, and this is my blog. Some of my favorite things are Notion, Digital Marketing and writing :)

